• Media konvensional dan Media baru di era globalisasi

     



    Jakarta 26 Juli 2021
    - Di era globalisasi penggunaan media konvensional dan new media dalam perusahaan berjalan berdampingan. Dalam pelaksanaannya tentu saja kecakapan pelaku komunikasi, pengelolahan informasi, dan faktor psikologi khalayak sangat mempengaruhi keefektivan komunikasi, baik melalui media konvensional atau pun new media. Tujuan akhir yang diharapkan yaitu memudahkan organisasi atau perusahaan dalam menyampaikan pesan dan memudahkan khalayak dalam mendapatkan informasi.


    Memiliki komunikasi yang baik dengan khalayak terutama stakeholder sangat diperlukan demi kelancaran operasional perusahaan. Dalam proses penyampaian pesan diperlukan media sebagai penghubung antara perusahaan dan stakeholder, Public Relation menjadi tombak utama dalam menjalankan proses tersebut. Menggunakan lebih dari satu media memberikan peluang yang besar bagi perusahaan untuk memperluas penyampaian informasi, tapi tentu saja ini memiliki kesulitan tersendiri dalam menjalankannya, dan menjadi tantangan bagi Public Relation untuk menguji kreativitas dan skill yang dimiliki.

    Media komunikasi konvensional adalah media komunikasi yang telah ditemukan terlebih dahulu sebelum New media. Media konvensional sering disebut media massa. Dalam proses produksi dan penyimpanan data atau informasi dibagi menjadi dua, yaitu media cetak (koran, majalah, tabloid) dan media elektronik (radio, televisi).

    New media atau media baru merupakan sebuah teknologi komunikasi digital yang terhubung dengan internet, dimana dalam penyampaiannya melalui internet atau online. New media meliputi portal online, televisi online, radio streaming, dan yang paling terbaru yaitu media sosial seperti twitter, facebook, Instagram, youtube,dll.

    Dengan adanya berbagai jenis media, Public Relation dapat memanfaatkannya dengan baik sebagai alternatif untuk membuat target dengan memenuhi kebutuhan khalayak atau stakeholder dalam menggunakan media. Seperti dijelaskan dalam teori Uses and Gratification mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media.

    Karakteristik media yang beragam yang meliputi kelebihan dan kekurangan menjadi salah satu alasan mengapa seseorang menyukai, lantas menggunakan media tersebut. diantaranya :

    1.      Media konvensional

    Disebagian komunitas media konvensional masih menjadi pilihan utama untuk memperoleh informasi, contohnya ialah surat kabar dimana mengandung isi yang amat beragam, mulai dari berita, saran, komik, opini,  teka-teki silang, dan data.

          Kekurangannya yaitu, proses cetak yang kadang memerlukan waktu yang tidak sebentar membuat keterlambatan informasi yang diterima khalayak dan stakeholder

     

    2.      New media

    Memberikan Kecepatan berita kepada pembacanya, berita yang dimuat selalu up to date sehingga informasinya tidak pernah terlewat dan juga memberikan kemudahan akses dimana saja, kapan saja secara gratis. Sifat media online yang dapat menjangkau informasi nasional maupun internasional secara cepat.

          Dengan kecepatan informasi tersebut terkadang justru mengesampingkan detail dan juga akurasi berita. Keterbatasan sebagian khalayak dalam mengakses internet juga menjadi kendala dalam berita online, karena tidak semua khalayak memiliki alat teknologi yang mendukung adanya jaringan internet.

    Menurut pemaparan diatas, baik media konvensioal dan new media memiliki daya tarik dan audiencenya tersendiri. Oleh karena itu menggunakan lebih dari satu media sangat menguntungkan perusahaan, ini juga sangat tergantung pada bagaimana Public relation dapat melihat peluang dikeduanya dan mengelolah serta menjalankannya se kreatif mungkin sehingga dapat menjalankannya

  • You might also like

    1 komentar: